Sejarah Hari Perempuan Sedunia, Diperingati Setiap 8 Maret

Hari Perempuan Sedunia
Google Doodle hari ini, Jumat, 8 Maret 2024.(Foto: Google)

Cekisu  Sejarah Hari Perempuan Sedunia atau International Women’s Day yang diperingati setiap 8 Maret. Bahkan Google turut merayakan melalui Google Doodle. Berikut sejarah Hari Perempuan Sedunia. 

Google menampilkan perayaan International Women’s Day. Dalam laman awal Google atau search tampak ilustrasi seperti gambar selimut yang terdapat warna warni. Terdapat sosok perempuan dengan beberapa generasi dari mulai bayi, anak-anak, ibu, hingga nenek. Berikut sejarah International Women’s Day.

Bacaan Lainnya

Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day dirayakan setiap 8 Maret setiap tahunnya.

Perayaan ini pertama kali diperingati pada 28 Februari 1909 di New York dan diselenggarakan oleh Partai Sosialis Amerika.

Para perempuan di Petrograd melakukan aksi demonstrasi pada tanggal 8 Maret 1917 hingga memicu terjadinya Revolusi Rusia.

Hari Perempuan Internasional kemudian secara resmi menjadi hari libur nasional di Soviet Rusia pada tahun 1917. Selain itu dan dirayakan secara luas di negara sosialis maupun komunis.

Seiring perjalanannya tahun 1977, Hari Perempuan Internasional diresmikan sebagai perayaan tahunan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tujuannya yakni untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia.

Sementara itu melansir laman International Womans Day, Hari Perempuan Internasional telah diperingati sejak awal tahun 1900-an.  

Sebuah aksi unjuk rasa atau demonstrasi terjadi di kalangan perempuan. Penindasan dan kesenjangan yang dialami perempuan memacu perempuan untuk lebih vokal dan aktif mengkampanyekan perubahan.

Kemudian pada tahun 1908, sebanyak 15.000 perempuan melakukan demonstrasi di New York City. Mereja menuntut jam kerja yang lebih pendek, gaji yang lebih baik, dan hak memilih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *